Michelle Surjadi Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia di Olimpiade Remaja 2026

Michelle Surjadi raih medali perunggu Olimpiade Remaja 2026 di Dakar

Untuk pertama kalinya Indonesia merebut medali Olimpiade Remaja dari cabang olahraga renang. Medali bersejarah itu datang dari Michelle Surjadi Fang, yang mengukir sejarah dengan meraih medali perunggu Olimpiade Remaja Dakar 2026 pada nomor 200m gaya kupu-kupu putri.

Perlombaan berlangsung di Olympic Aquatics Centre, Dakar, Senegal, Jumat 6 November 2026 malam waktu setempat. Michelle Surjadi tampil di nomor 200m gaya kupu-kupu putri dengan catatan waktu 2 menit 14,10 detik dan finis di posisi ketiga.

Medali perunggu itu menjadi medali ketiga Indonesia di Olimpiade Remaja 2026. Setelah kemenangan ini, Indonesia menempati peringkat ke-40 dari 82 negara peserta, dengan total tiga medali, terdiri atas satu perak dan dua perunggu.

Michelle Surjadi Raih Perunggu 200m Gaya Kupu-Kupu di Dakar

Michelle Surjadi finis ketiga di belakang dua perenang yang mencatatkan waktu lebih cepat. Medali emas diraih Chang Mohan dari Tiongkok dengan catatan waktu 2 menit 09,93 detik, sedangkan medali perak menjadi milik Ana Julia Aguiar Amaral dari Brasil dengan waktu 2 menit 13,01 detik. Michelle Surjadi menyentuh dinding kolam dengan waktu 2 menit 14,10 detik.

Keberhasilan itu tidak datang dengan mudah, karena ini merupakan kali pertama Michelle tampil di pesta olahraga remaja dengan level persaingan dunia. Meski begitu, ia mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di nomor andalan dan membawa pulang medali perunggu.

“Saya sangat senang dan bersyukur bisa mendapat medali perunggu di Olimpiade Remaja ini, dan saya akan semakin semangat berlatih dan memperbaiki kekurangan yang ada untuk menjadi lebih baik di nomor-nomor lainnya,” kata Michelle.

Catatan Sejarah Baru Renang Indonesia

Prestasi Michelle Surjadi menjadi catatan sejarah baru bagi renang Indonesia. Ini merupakan medali pertama Indonesia dari cabang olahraga renang di Olimpiade Remaja, dan renang menjadi cabang olahraga kedua yang memperoleh medali di Olimpiade Remaja 2026.

Prestasi Michelle melanjutkan tren positif kontingen Indonesia dan mengangkat semangat seluruh kontingen di berbagai cabang olahraga lainnya. Olimpiade Remaja Dakar 2026 sendiri merupakan ajang pembinaan atlet muda dunia yang sangat penting, dengan sebanyak 10.000 atlet dari berbagai negara turut serta.

Indonesia tercatat memiliki pengalaman mengikuti edisi Youth Olympic Games sebelumnya, yakni pada tahun 2010 di Singapura, 2014 di Tiongkok, dan 2018 di Argentina. Medali dari cabang renang kali ini menjadi bukti perkembangan pembinaan atlet muda Indonesia di level dunia.

Pelatih Felix Susanto: Michelle Masih 15 Tahun

Pelatih renang Indonesia, Felix Susanto, menilai Michelle Surjadi telah menunjukkan perkembangan yang sangat bagus dengan meraih medali perunggu di Youth Olympic ini. Menurut Felix, Michelle sudah memenuhi target medali yang diharapkan dan dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Michelle telah menunjukkan perkembangan yang sangat bagus dengan meraih medali perunggu di Youth Olympic ini. Dia sudah memenuhi target medali yang kami harapkan dan dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya. Michelle ini masih berusia 15 tahun dan masih sangat muda, ke depannya dia akan menunjukkan prestasi yang lebih bagus,” ujar Felix.

Felix menambahkan, nomor 200m gaya kupu-kupu putri menjadi nomor andalan Michelle saat ini. “Alhamdulillah kami bisa membawa pulang medali perunggu pertama dari cabang olahraga renang untuk Olimpiade Remaja yang disebutkan oleh Michelle di nomor 200m kupu-kupu putri, karena nomor ini menjadi nomor andalan Michelle saat ini,” katanya.

“Saya sangat bangga dengan dia. Saya sangat berterima kasih kepada semua supporter dan pembina yang telah bekerja keras selama ini,” tambah Felix.

Tiga Atlet Indonesia Lainnya Selesaikan Pertandingan

Selain Michelle Surjadi, tiga atlet Indonesia lainnya juga menyelesaikan pertandingan mereka di Olimpiade Remaja Dakar 2026. Reynard Delian Purwanto dari cabang renang tampil di nomor 200m gaya bebas putra dan finis di peringkat ke-8 dengan catatan waktu 2:02,25 menit, sehingga gagal lolos ke babak final.

Aira Wahyuni dari cabang bersepeda tampil di nomor Women Individual Sprint dan finis di peringkat ke-20 dengan catatan waktu 1 jam, 5 menit, 53 detik. Sementara itu, Nusrtdinov Zayan Fatih yang disapa Dinov tampil di final Individual Jumping cabang berkuda dan finis di posisi ke-17 dengan delapan poin penalti, tetapi belum cukup untuk lanjut ke babak jump-off.

Chef de Mission Tim Indonesia, Ita Yuliati, berharap prestasi Michelle menjadi motivasi bagi atlet lainnya yang akan bertanding. “Semoga ini menjadi motivasi bagi atlet lainnya yang akan bertanding dan prestasi ini bisa memberikan semangat serta kepercayaan diri bagi seluruh anggota tim Indonesia di Olimpiade Remaja. Kami optimistis semua cabang olahraga yang bertanding nanti juga bisa meraih hasil yang sama baiknya, bahkan bisa lebih bagus lagi,” ujar Ita.

Ita juga menekankan pentingnya kebersamaan di dalam tim. “Persahabatan dan rasa kekeluargaan di antara para atlet ini selalu dijaga. Mereka saling menyemangati dan secara keseluruhan tampil baik. Saya juga menyampaikan kepada seluruh atlet yang masih bertanding dan yang sudah selesai bertanding agar tetap semangat dan terus menjaga sportivitas serta kekompakan tim,” pungkas Ita.

“Saya sangat bangga sekali dengan atlet-atlet muda ini. Mereka bisa menunjukkan prestasinya di Youth Olympic Dakar 2026 dan Michelle khususnya telah menunjukkan atlet muda pertama yang bisa meraih medali di nomor 200m kupu-kupu,” tambah Ita.

Fakta Singkat Michelle Surjadi di Olimpiade Remaja 2026

Michelle Surjadi Fang, perenang berusia 15 tahun, meraih medali perunggu Olimpiade Remaja Dakar 2026 pada nomor 200m gaya kupu-kupu putri dengan catatan waktu 2 menit 14,10 detik. Perlombaan berlangsung di Olympic Aquatics Centre, Dakar, Senegal, Jumat 6 November 2026 malam waktu setempat.

Medali itu menjadi medali ketiga Indonesia di Olimpiade Remaja 2026 dan medali pertama Indonesia dari cabang olahraga renang di ajang tersebut. Indonesia kini menempati peringkat ke-40 dari 82 negara peserta dengan total tiga medali, terdiri atas satu perak dan dua perunggu.

Kloter pertama kontingen Indonesia dijadwalkan pulang pada Senin (9/11/2026) dan kloter kedua pada Jumat (13/11/2026). Kloter pertama mencakup para atlet yang sudah selesai bertanding, termasuk enam atlet dan para pelatih.